Program Literasi
  1. Program “15 Menit Membaca ” (Literasi Baca-Tulis) : Program rutin yang dilaksanakan untuk menumbuhkan minat baca. Ini dilakukan sebagai pembiasaan sebelum pelajaran dimulai atau pada waktu tertentu (misalnya, setiap hari Rabu). Guru dapat membacakan buku, atau siswa membaca buku dalam hati.
  2. Pojok Baca/Mading: Setiap Kelas membuat dan menciptakan ruangan atau pojok ruangan khusus yang diisi buku, perlengkapan membaca dan menulis, serta dilengkapi dengan meja, kursi, atau karpet. Sudut ini dihias untuk menarik perhatian dan minat siswa agar mau membaca saat waktu luang.
  3. Lomba Membaca atau Bercerita : Mengadakan perlombaan untuk mengapresiasi kemampuan siswa, seperti lomba membaca dongeng, puisi, dan lomba pidato. 
  4. Kunjungan Perpustakaan: Menjadwalkan kunjungan rutin ke perpustakaan sekolah untuk membantu siswa menemukan dan mengakses sumber bacaan yang beragam. 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait